Suka Artikel Ini

MOTOROLA XT910 RAZR





Desain 

Generasi Motorola RAZR kembali bangkit, masih mengandalkan sosok desain tipis, tapi kini yang diusung berupa smartphone dengan adopsi OS Android. Motorola RAZR memiliki rancangan full bar, layaknya standar smartphone Android dari Samsung dan LG. Layar RAZR dirancang cukup lebar, memiliki bentang 4,3 inchi dengan bingkai hitam yang dikelilingi list warna gelap. Sebagai smartphone Android kelas atas, layar pun sudah mengadopsi super AMOLED dengan resolusi 960 x 540 pixels. 

Ibarat material anti peluru, Motorola RAZR, tepatnya pada bagian belakang penutup baterai dibekali dengan bahan kevlar, menjadikan sosok smartphone ini terkesan sangat mewah. Selain mewah, RAZR juga sangat tipis, tebalnya hanya 7,1 mm. Secara keseluruhan, dimensi RAZR yakni 130,7 x 68,9 x 7,1 mm dan berat 127 gram. 

Catatan
Tampilan layar sangat jernih dengan super AMOLED, terutama dilihat dalam kondisi dibawah sinar matahari. RAZR mengusung jenis micro SIM card, serupa dengan iPhone 4.

Fitur
Dengan mengusung OS Android versi 2.3.5 Gingerbread, Motorola memberikan sensasi tampilan antarmuka yang khas, yakni MotoBlur. Homescreen berjumlah 5 buah berjejer secara horisontal dengan efek yang menarik di tiap transisinya. Anda dapat menambahkan widget, akses pintas, folder dan wallpaper serta tentu ikon aplikasi.

Motorola RAZR sudah dibekali kamera dengan resolusi tajam 8 megapixels  (3264x2448 pixels). Fitur pelengkap pada kamera mencakup efek, portrait, sunset, macro, panorama, timer, dan exposure. Sedangkan untuk rekam video, resolusinya mampu merekam hingga 720p untuk kamera depan, dan kamera belakang hingga resolusi 1080p. Untuk rekam video, fitur pendukungnya pun lumayan memukau, seperti geo tag, video stabilization, efek, audio scene. Pilihan resolusi yang tersedia mulai dari HD 1080p, 720p, DVD (720x480 pixels) dan 320x240 pixels. 

Pemutar musik ada dua jenis di RAZR, yakni Connected Music Player dan Music Player Standar. Connected Music Player merupakan aplikasi pemutar musik yang terkoneksi dengan Internet, disini ada tampilan lirik dari lagu yang sedang diputar, ada fitur identifikasi lagu (mirip fitur TrackID di ponsel Sony Ericsson), music map, music video (pencarian dan streaming video klip di Youtube langsung dari pemutar musik) serta radio internet (shoutCast). Sebaliknya pemutar musik standar memiliki hal yang tidak ada di connected music player yakni efek-efek untuk audio seperti equalizer, efek 3D stereo, live stage, kustomisasi dan custom. Masih ada fitur lain seperti internet radio, podcast dan DLNA.

Catatan
Koneksi RAZR sudah dibekali akses Bluetooth terbaru versi 4.0. Dalam fitur kamera tidak terdapat pilihan resolusi selain 8 Mpix. 

Kinerja
Motorola RAZR bisa dibilang sebuah smartphone Android yang benar-benar ‘cerdas.’ Dapur pacu RAZR tak tanggung-tanggung dibekali prosesor dual core 1.2 Ghz Cortex-A9, chipset TI OMAP 4430, dan GPU PowerVR SGX540. Spesifikasi hardware diatas memang kontras terasa pada kinerja RAZR, akselerasi menu dan aplikasi dapat berjalan dengan performa sangat memuaskan. Dengan spesifikasi yang ditanam, rasanya RAZR layak menjadi penantang Samsung Galaxy S II.

RAZR menggunakan jenis baterai Lithium Ion dengan kapasitas 1780 mAh. Desain baterai di gadget ini telah menyatu, alias unibody, sehingga tidak bisa diganti-ganti. Motorola RAZR memliki waktu siaga hingga 304 jam dan waktu bicara hingga 9 jam. Dalam uji coba, saat beberapa aplikasi digunakan secara bersamaan, RAZR dapat bertahan hingga waktu 15 jam. 

Harga :RP 3.900.000