Suka Artikel Ini

Gorilla Glass




Gorilla Glass merupakan teknologi gelas/kaca yang memiliki sifat kokoh dan kuat. Istilah ini muncul karena daya tahan kaca ini yang melebihi daya tahan kaca pada umumnya. 

Gorilla Glass dibuat oleh Coming Inc, sebuah perusahaan AS yang mengkhususkan diri dalam pembuatan kaca, keramik, dan produk yang berhubungan dengan keduanya. Menurut Coming, Gorilla Glass dibuat dari kombinasi pasir murni (silicon dioksida) dan proses kimia alami, yang kemudian menghasilkan Aluminosilicate. Aluminosilicate ini lalu dilelehkan hingga menghasilkan kaca. Lengan robot lalu membentuk senyawa ini sehingga berbentuk lembaran kaca dengan ketebalan lapisan sebesar 0.59 mm. 

Setelah itu, setiap lembaran kaca ini dimasukkan ke dalam cairan garam bersuhu 400 derajat Celcius dimana proses pertukaran ion kemudian terjadi. Via larutan garam inilah, ion sodium meninggalkan kaca. Sebagai gantinya, ion potassium yang lebih besar meresap ke dalam kaca, mengisi tempat yang ditinggalkan oleh ion sodium. Saat kaca mendingin, ion-ion potassium (yang memakan tempat lebih besar dibandingkan dengan ion sodium yang lebih kecil ini) saling dimampatkan karena penyusutan. Ini menimbulkan efek "tekanan yang memapatkan" (compressive stress). Tekanan inilah yang menjaga molekul kaca tetap pada tempatnya meskipun mengalami benturan atau tekanan keras. Inilah yang membuat kaca "kebal" terhadap resiko pecah atau kerusakan. 

Dave Velasquez (Direktur Marketing Gorilla Glass Coming Inc) menyebutkan bahwa saat ini, Gorilla Glass dipakai oleh sekitar 20% ponsel di dunia (sekitar 200 juta handset). Keunggulan jenis kaca ini terletak pada ketipisan, kekuatan, serta daya tahannya terhadap goresan. Keunggulan ini tentu cocok untuk aneka ponsel yang mengandalkan layar sentuh. 

Perkembangan Gorilla Glass sendiri memang dipengaruhi oleh maraknya produksi telepon cerdas (Smartphone) di seluruh dunia, khusunya semenjak iPhone meluncur ke pasaran. Namun bagi Coming Inc, penerapan Gorilla Glass di dunia handset baru merupakan langkah awal. Perusahaan ini kabarnya juga tengah bereksperimen dengan lembaran kaca yang lebih tipis untuk dipakai di Laptop dan perangkat lain.