Suka Artikel Ini

LG Optimus 3D

3D dalam Genggaman 

Tekan gas dalam-dalam, dan anda akan merasakan seperti masuk ke dalam layar. Itulah efek tiga dimensi keren yang bisa anda dapat di LG Optimus 3D

Di dunia smartphone, evolusi menarik yang terjadi adalah perubahan teknologi layar yang digunakan. Hal ini terutama terlihat pada kubu Android, ketika jenis display canggih seperti IPS dan AMOLED digunakan untuk menghasilkan kualitas gambar memukau. Namun ketika persaingan masih seru, LG menaikkan level kompetisi dengan menghadirkan LG Optimus 3D

Sesuai nama, Optimus dengan kode P920 ini memiliki layar yang mampu menampilkan tampilan 3D. lebih tepatnya Glasses-Free 3D atau tampilan tiga dimensi yang bisa dinikmati tanpa menggunakan kacamata. Meskipun sebenarnya Optimus 3D juga menggunakan panel IPS untuk layarnya, LG meletakkan lagi sebuah lapisan yang disebut parallax barrier yang bertujuan untuk menampilkan tiga dimensi (stereoscopic) di layar tersebut. 

Sedikit menjelaskan, Parallax Barrier merupakan lapisan dengan serangkaian celah presisi, sehingga setiap mata melihat piksel yang berbeda. Perbedaan gambar yang ditangkap mata kanan dan kiri itulah yang membentuk efek 3D di otak pengguna. Karena tidak membutuhkan kacamata, teknologi Parallax Barrier belakangan mulai popular, terlihat dari banyaknya perangkat yang mengadopsi seperti 3DS dan LG Optimus 3D ini. 

Namun karena cara kerjanya membutuhkan sudut pandang yang presisi agar mata kanan dan kiri mendapatkan gambar berbeda, teknologi parallax barrier memang memiliki keterbatasan. Contohnya, efek tiga dimensi di Optimus 3D hanya dinikmati pada orientasi landscape-tidak portrait. Selain itu, anda harus bereksperimen dengan sudut pandang serta jarak mata ke layar untuk mendapatkan efek tiga dimensi yang maksimal. 

Tiap orang akan memiliki sudut pandang dan jarak yang berbeda untuk dapat merasakan efeknya. Namun pada dasarnya, menatap layar Optimus 3D secara tegak lurus merupakan langkah awal, selanjunya tinggal menyesuaikan lagi sedikit seperti miring kiri atau kanan. Karena desain filter tersebut, sudut horizontal cukup krusial dibandingkan dengan sudut vertikalnya. Kalau anda tidak berada di sudut yang pas, gambar akan terlihat berbayang seperti melihat tampilan 3D di TV tanpa kacamata. 

Di Optimus 3D, LG telah menyiapkan sejumlah konten khusus 3D yang dikelompokkan dalam 3D Application pada menu utama. Isinya cukup beragam mulai dari konten video, galeri gambar khusus 3D, serta beberapa game. Tak lupa juga ada 3D Guide yang berisi  petunjuk untuk memaksimalkan fungsi 3D pada smartphone ini. Perlu dicatat kalau tampilan utama di Optimus 3D tetap seperti biasa (2 Dimensi). Layar secara otomatis akan berubah ke tampilan 3D jika mendeteksi aplikasi atau konten yang mengandung 3D. 

Anda juga memproduksi konten 3D sendiri menggunakan Optimus 3D. berbekal kamera lensa ganda/stereoscopic, anda tidak hanya bisa mengambil foto tapi juga merekam video 3D dengan resolusi HD 720p. Yang perlu diperhatikan adalah jika anda kemudian memutuskan untuk mentransfer dan menyimpan foto atau video hasil kameranya, pastikan juga anda memiliki perangkat displai 3D seperti monitor atau 3D TV. Ini karena format yang dihasilkan juga khusus, JPS untuk foto dan MP4 side-by-side untuk video. 

Selain mendukung modus stereoscopic, kamera ini tentunya juga bisa digunakan layaknya kamera smartphone biasa. Resolusi sebesar 5 MP untuk foto dan Full-HD 1080p untuk videonya. Tapi yang justru sedikit mengherankan adalah jika digunakan untuk mengambil gambar 3D resolusi fotonya turun jadi 3 MP saja. Sementara untuk encoding video dalam format 3D memang hanya mendukung sampai 720p dikarenakan kemampuan prosesornya. 

Tapi hal ini bukan berarti prosesor yang digunakan oleh Optimus 3D ini lemah. OMAP 4430 besutan Texas Instrument (TI) ini sudah memiliki inti ganda (dual core) berbasis ARM Cortex A9 dengan kecepatan 1 GHz. Di dalamnya juga tertanam chip grafis PowerVR SGX540. Chip ini sebenarnya tidak baru, namun implementasi SGX540 pada OMAP 4430 berbeda karena ada peningkatan hingga 50% dari sisi kecepatan. Alhasil, SGX540 milik OMAP 4430 memiliki kinerja lebih tinggi dibandingkan SGX540 yang lainnya. 

Beralih ke urusan multimedia, Optimus 3D layak mendapat acungan jempol saat memutar konten digital terutama video. Optimus 3D bisa memutar hampir semua format digital yang ada bahkan tanpa konversi. Kami berhasil memainkan video dengan bitrate 35 Mbps, 1080p dan ekstensi mkv. Cukup mengejutkan bahwa smartphone ini dapat memainkan file mkv tanpa perlu konversi. Sayang, kualitas suara pada speaker bagian belakang terbilang kurang memuaskan. Tetapi secara keseluruhan hal itu tidak terlalu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap smartphone ini.   

Selamat mencoba, rasakan sensasi smartphone 3D ini dalam genggaman anda.