Suka Artikel Ini

Kiat jitu membeli laptop

Membeli laptop yang tepat untuk anda bukanlah bak berjalan di antara ranjau dan jebakan, tapi memang butuh beberapa pertimbangan perihal apa yang sebenarnya anda ingin lakukan dengan perangkat tersebut. Tak perlu risau, ada beberapa tips dan kiat yang perlu anda ketahui sebelum membuat keputusan untuk memilih dan membeli laptop yang anda inginkan sehingga nantinya anda merasa puas dengan pilihan yang anda buat. 

"Jika anda ingin sedikit lebih bergaya dan terlihat mahir, anda dapat memilih sistem operasi Apple. Tapi jika harga dan kebiasaan penggunaan lebih penting, sebaiknya anda pilih sistem operasi Windows".
1.         Putuskan anda menginginkannya untuk apa

Salah satu pertimbangan terpenting ketika anda berada di toko untuk membeli laptop baru adalah apa yang sebenarnya akan anda lakukan dengan perangkat tersebut. Jika anda akan sering membawanya bepergian, dan sebaiknya jika anda berencana untuk mengganti desktop PC anda dengan mesin lainnya untuk ditaruh di rumah saja, maka anda tidak perlu memikirkan netbook, tak peduli secantik apa produk yang satu itu. 

Jika anda akan lebih banyak menggunakan si laptop di luar rumah ketimbang di dalam rumah, maka laptop ultra-portabel adalah pilihan yang masuk akal, tapi jangan kaget mendapati harga bandrolnya yang tinggi. Apabila anda berencana bermain game atau menonton film, maka sebuah laptop pengganti –desktop  (desktop-replacement) dengan layar 17 inci adalah pilihan yang bagus, dan pastikan ada adapter grafis terdedikasi yang mumpuni di sana, seperti GeForce atau AMD Radeon HD. 

2.         Pilihan Mac atau PC 

Jika harga dan kebiasaan penggunaan penting buat anda, tetaplah setia dengan laptop Windows 7 yang praktis itu. Windows 7 adalah sistem operasi yang yang gegas, dapat diandalkan, dan mudah digunakan. Anda juga akan menjalankan software jenis apa saja di sana. 

Apabila anda ingin lebih bergaya, anda dapat melirik Apple OS (yang terbaru adalah OS X Lion). Performanya mulus dan mudah dipakai, meskipun mungkin butuh waktu untuk membiasakan diri jika anda belum pernah menggunakannya. Masalah lainnya adalah, Apple OS hanya dapat dipakai dengan laptop besutan Apple sendiri yang disebut Mac yang meski didesain sangat aduhai, dijual lebih mahal ketimbang laptop Windows 7. 

Alternative lainnya lagi adalah Google Chrome, yang bisa ditemukan di laptop Chromebook OS berbasis browser ini berjalan di Cloud, jadi anda akan butuh terkoneksi ke internet untuk memakainya. Hingga saat ini, Chromebook dibanderol cukup rendah, tapi disebut-sebut kurang performa ketika menjalankan banyak aplikasi. 

3.         Lebih besar tidak selalu lebih baik

Makin canggih teknologi, kapasitas ruang simpan yang anda butuhkan untuk music, program, dan video HD juga pastinya meningkat. 

Sebuah laptop low-end mungkin hanya dengan  hard drive 250 GB, yang mungkin sedikit terlalu kecil buat anda. Tapi apakah anda benar-benar membutuhkan hard drive besar di laptop?

Hard Drive eksternal bisa dibeli dengan sangat murah, memungkinkan anda dengan bahagia menyimpan sebagian besar gambar dan dokumen di sana. ini berarti anda dapat membeli laptop dengan hard drive kecil, yang bisa jadi cara yang praktis untuk menghemat uang. 

4.         Jangan membayar lebih untuk tenaga yang tidak benar-benar anda butuhkan 

Apabila anda hanya ingin menjelajahi internet, mengutak-atik dokumen, dan menonton film sesekali, maka laptop entry-level dengan harga US$300-US$400 mungkin cukup bertenaga untuk melakukan semua itu. 

Spesifikasi entry-level bisa bervariasi, jadi fitur minimum yang perlu anda cari adalah laptop dengan prosesor Intel Core i3 atau AMD  Phenom II Triple-Core dan minimal RAM 4 GB

Untuk performa yang lebih mumpuni, hanya ada beberapa pilihan dan itu adalah prosesor Intel Core i5 atau i7 (versi terkini dari prosesor) yang hadir dengan teknologi Sandy Bridge built-in. 

Sebuah kartu grafis on-board seharusnya lebih dari cukup untuk menonton film HD 1080p. jika anda ingin bermain Game, maka carilah laptop yang memiliki kartu grafis terdedikasi secara built-in. 

5.         Jangan menghamburkan uang

Anda harus membayar jauh lebih mahal untuk laptop yang super ringan dengan daya tahan baterai lama, jadi pastikan anda memilihnya jika memang benar-benar membutuhkan mobilitas. Banyak laptop mengklaim daya tahan baterainya bisa mencapai 8 jam atau lebih (biasanya ini hanya berlaku jika menggunakan baterai dengan tenaga sel-6 atau 9), dan harganya juga tidak murah. 

Jika anda mendambakan laptop yang cukup ringan untuk dibawa, maka produk apa saja asal di bawah 2 kg bisa dideskripsikan sebagai ‘ultraportabel’. Tapi harap diingat, mereka seringkali menggunakan komponen berdaya rendah, yang menyediakan performa lebih rendah. Jika laptop anda jarang sekali meninggalkan rumah, hematlah uang anda. 

6.         Pilih laptop anda untuk jangka panjang

Di luar Hardware pokok, ada banyak fitur lainnya untuk dipertimbangkan. Salah satunya yang paling mutakhir adalah standar USB 3.0. Semua laptop dilengkapi dengan port USB, yang memungkinkan anda menghubungkan perangkat USB seperti kartu memori atau mice. Tapi USB 3.0 memungkinkan anda mentransfer file dari perangkat ruang simpan eksternal seperti hard drive dengan lebih cepat dibandingkan dengan standar USB 2.0 yang lebih tua (10 kali lebih gegas), sesuatu yang akan anda sangat syukuri di masa depan. 

Upgrade lainnya yang sangat bermanfaat adalah Solid State Drive (SSD) yang lebih kencang dan ringan, dan sedikit makan baterai dibandingkan dengan hard drive normal yang berputar itu. Jika anda mampu membelinya, memilih laptop yang mengadopsi SSD adalah cara yang bagus untuk menjaga laptop anda terus eksis untuk jangka panjang.