Suka Artikel Ini

NOKIA ASHA 300

Candybar dengan prosesor 1 GHz serta Desain klasik dengan layar sentuh

Meski sudah mengeluarkan smartphone dengan Windows Phone. Nokia masih setia dengan penggemarnya yang berada di segmen menengah. Buktinya adalah dengan dikeluarkannya Asha 300 dengan OS S40. Biasanya, ponsel dengan kombinasi keyboard dan layar sentuh menggunakan layout QWERTY, namun Asha 300 justru menggunakan desain lawas alphanumeric. 

Memang ada juga seri Asha 303 yang juga menggunakan layar sentuh serta keyboard QWERTY, namun pengguna ponsel yang enggan beralih ke QWERTY, Asha 300 menjadi opsi yang pas. Apalagi dari segi harga, Asha 300 lebih murah sekitar 500 ribu. 

Dari spesifikasinya, Asha 300 menggunakan teknologi layar resistif, yang biasanya kurang sebaik kapasitif. Namun ketika digunakan, ternyata memilih menu atau menggeser halaman di layar bisa dilakukan tanpa kendala. Hal ini menjadi poin plus Asha 300 untuk urusan navigasi layar lantaran tiadanya tombol khusus menu. 

Performa teknologi prosesor 1 GHz yang diusung sangat membantu dalam menjalankan aplikasi yang ada. Dicoba memainkan Angry Birds, praktis tidak ada kendala seperti lag atau gerakan terpatah-patah. Saying tidak didapatkan berapa memori RAM yang digunakan disini. Yang jelas, fungsi multitasking di Asha 300 tidak bisa dilakukan, kecuali untuk mendengarkan Radio atau Musik. 

Lensa yang digunakan memang sudah 5.0 MP, namun tidak autofocus ataupun menggunakan teknologi dari Carl Zeiss. Hasilnya, kualitas foto yang dihasilkan bisa ditebak. Foto yang diambil memang bisa dilakukan dengan cepat. Hasilnya pun bisa diedit dengan opsi editing langsung seperti menambah efek kreatif atau enhance. Namun untuk memotret di dalam ruangan, hasilnya tidak sebaik di luar. 

Salah satu fitur yang membuat pengguna lebih nyaman adalah fasilitas update Firmware  Over-The-Air (FOTA). Meski ketika dicoba, belum ada update terbaru yang bisa diunduh, namun kedepannya hal ini cukup memudahkan pengguna untuk mendapatkan fitur baru yang mungkin diberikan OS berikutnya. 

Urusan music dan jejaring sosial, semuanya bisa dimaksimalkan dengan mudah di ponsel ini. OVI Store dengan layanan membeli aplikasi atau game menggunakan rupiah juga menjadi poin plus ponsel ini, dan ponsel Nokia pada umumnya.

 SPESIFIKASI 

Dimensi
112.8 × 49.5 × 12.7 mm, 85 gram
Jaringan
GSM 850/900/1800/1900 MHz, HSDPA 850/900/1900/2100 MHz
Layar
TFT resistive touchscreen, 256K warna, 240 × 320 pixel, 2.4 inci
Memori
140 MB
Memori Eksternal
Up to 32 GB
Kamera
5.0 MP
Prosesor
1 GHz
Sistem Operasi
Symbian S40
Konektivitas
Bluetooth v2.1 EDR, port 3.5 mm, microUSB,
Format Audio
MP3, MP4, AAC, AAC LC, AAC+, eAAC+, WMA, NRT, MXMF, WAV, NB, AMR, WB, AMR, MIDI
Format Video
SQCIF, QCIF, QVGA, VGA in H.263, H264, MPEG4
Fitur
Nokia Store, Life Tools, Nokia Money, Java Games, Fota Firmware update, PIM, dll.
Games
Li-lon1.110 mAH

Keunggulan

  • Layar responsif
  • Kamera resolusi besar           
  • Spesifikasi hardware tinggi
  • Kualitas audio bagus. Bisa membuat avatar sendiri
Kelemahan

  •  Tidak multitasking
  • Tidak ada WiFi
  • Kamera tidak dilengkapi LED Flash